<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>rumahdamai</title>
	<atom:link href="http://rumahdamai.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahdamai.wordpress.com</link>
	<description>di mana rumah kita yang sebenarnya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jun 2008 13:23:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rumahdamai.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>rumahdamai</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rumahdamai.wordpress.com/osd.xml" title="rumahdamai" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rumahdamai.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>&#8220;&#8230;masih ada Yang Lihat.&#8221;</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/26/masih-ada-yang-lihat/</link>
		<comments>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/26/masih-ada-yang-lihat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 10:39:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdamai</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[ustadz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdamai.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Pesantren merupakan pusat pendidikan agama yang bersifat tradisional. Para santri diajarkan bagaimana manusia dapat berhubungan dengan Tuhan dan juga lingkungan sekitar. Konon, terdapat sebuah pesantren di satu daerah yang begitu kental dengan dunia tasawuf. Dan di pesantren tersebut terdapat seorang santri yang begitu sholeh dan disenangi oleh asatidz dan santri lainnya, sehingga memunculkan kecemburuan beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=26&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/santri-cp1.jpg"><img class="size-medium wp-image-31 alignleft" src="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/santri-cp1.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pesantren merupakan pusat pendidikan agama yang bersifat tradisional. Para santri diajarkan bagaimana manusia dapat berhubungan dengan Tuhan dan juga lingkungan sekitar. Konon, terdapat sebuah pesantren di satu daerah yang begitu kental dengan dunia tasawuf. Dan di pesantren tersebut terdapat seorang santri yang begitu sholeh dan disenangi oleh asatidz dan santri lainnya, sehingga memunculkan kecemburuan beberapa orang santri. Melihat keadaan yang demikian seorang ustadz mengumpulkan  semua santrinya di aula pesantren.  Dengan sedikit pengantar kemudian pak ustadz, memberikan tugas kepada para santri untuk menyembelih seekor ayam. Tetapi pak ustadz memesankan kepada para santrinya agar jangan menyembelih ayam tersebut jika masih ada yang melihatnya. Para santri diberi kebebasan untuk menyembelih ayam itu dimana saja yang mereka kehendaki. Dan tugas ini dilaporkan pada pak ustadz esok hari di aula pesantren.<span id="more-26"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah melaksanakan tugas dari pak ustadz, para santri pun berkumpul di aula pesanter dengan membawa ayam yang telah disembelih. Pak ustadz kemudian bertanya kepada seorang santri,<em> &#8220;Dimana kamu menyembelih ayam ini..?&#8221; &#8220;saya menyembelihnya di belakang rumah saya ustadz, tetapi sebelumnya saya lihat dulu sekeliling saya dan tidak ada siapapun yang melihat..!&#8221;</em> jawab si santri dengan yakinnya. Kemudian pak ustadz bertanya kepada para santri,<em> &#8220;Adakah diantara kalian yang tidak menyembelih ayamnya..?&#8221;</em>. Seorang santri yang soleh berdiri sambil menundukan kepala, dan para santri yang tidak senang mentertawainya&#8230;Dan pak ustadz meminta alasannya mengapa ia tidak menyembelih ayamnya. Dengan tenang  si santri menjawab,<em>&#8220;ketika saya akan menyembelih ayam ini, saya merasa Allah selalu memperhatikan saya. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak menyembelihnya. Dan atas ketidaktaatan saya,  saya siap dihukum oleh pak ustadz.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian pak ustadz bangkit lalu berkata, <em>&#8220;ini lah sebabnya mengapa para ustadz senang padanya&#8221;</em>. Dan pak ustadz pun pergi meninggalkan aula.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rumahdamai.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rumahdamai.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahdamai.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahdamai.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=26&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/26/masih-ada-yang-lihat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b263114edd062f0026d172e08cb32b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumahdamai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/santri-cp1.jpg?w=150" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sempit&#8230;!!!</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/25/sempit/</link>
		<comments>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/25/sempit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 12:48:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdamai</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[sempit]]></category>
		<category><![CDATA[senang]]></category>
		<category><![CDATA[susah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdamai.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah keluarga yang hidup dengan keadaan ekonomi yang cukup. tinggal di rumah yang sederhana. berkat karunia Allah Ta&#8217;ala suami istri ini di karuniai tiga orang anak, anehnya ketiga anaknya ini begitu aktifnya. karena menghadapi kondisi rumahnya yang berantakan, si kepala kelurga bersilaturahmi kepada seorang kyai dengan harapan mendapatkan nasihat yang berguna untuk ketentraman keluarganya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=23&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/doa-cp.jpg"><img class="size-medium wp-image-29 alignleft" src="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/doa-cp.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Ada sebuah keluarga yang hidup dengan keadaan ekonomi yang cukup. tinggal di rumah yang sederhana. berkat karunia Allah Ta&#8217;ala suami istri ini di karuniai tiga orang anak, anehnya ketiga anaknya ini begitu aktifnya. karena menghadapi kondisi rumahnya yang berantakan,  si kepala kelurga bersilaturahmi kepada seorang kyai dengan harapan mendapatkan nasihat yang berguna untuk ketentraman keluarganya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pak kyai,  saya sudah tidak tahan dengan keadaan dan kondisi rumah  saya yang sudah tidak bisa menampung keluarga saya pak,  tolong pak kyai beri saya nasehat agar keadaan keluarga saya tidak seperti itu lagi.&#8221;  keluh si kepala keluarga.  dengan ringan pak kyai memberi nasehat, &#8220;beli ayam kampung tiga ekor,<span id="more-23"></span> pelihara sampe besar..!&#8221; Dengan lugunya si kepala keluarga itu menuruti nasihat pak kyai. akan tetapi keadaan yang terjadi tidak seperti yang diharapkan, tiga anak yang hiperaktif berlari kesana-kemari menjadikan konidsi rumahnya lebih parah dari sebelumnya. si kepala ini mendatangi kembali pak kyai lalu menjelaskan semua  keadaan yang terjadi. untuk yang kedua kalinya, dengan ringan pak kyai menasehatkan, &#8220;beli kambing satu, lalu pelihara sampe besar.&#8221; dengan perasaan ragu, sikepala keluarga itu pun menuruti perkataan pa kyai. dan apa yang terjadi, hal yang paling dia khawatirkan terjadi. kondisi rumahnya bukan menjadi tenang malah sebaliknya. akhirnya si kepala keluarga ini datang ke rumah pak kyai, kedatangannya kali ini ingin menuntut pak kyai atas nasehatnya yang nyeleneh. namun apa yang terjadi, setelah berhadapan dengan pak kyai, kepala keluarga ini di perintahkan kembali oleh pak kyai, untuk membeli seekor sapi sebagai tugas yang terakhir, apa bila tugas ini dilaksanakan dengan baik maka keluarganya akan menjadi lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">tiga anaknya yang hiperaktif seperti di manjakan oleh sang bapak, setiap hari mereka bermain dengan semua binatang peliharaan bapaknya ini, kondisi yang tambah kacau membuat si kepala keluarga kehilangan kesabaran. tanpa pikir panjang, ia langsung mendatangi pak kyai dan memarahinya. pak kyai yang plamboyan tanpa perasaan bersalah, berkata; &#8220;kau jual saja semua binatang itu, 3 hari lagi datang padaku.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">setelah tiga hari berlalu, kepala  keluarga itu datang dengan wajah cerah. Pak kyai  bertanya, &#8220;bagaimana sekarang.&#8221; &#8220;Alhamdulillah, pak kyai. sekarng kondisi rumah saya jadi lebih baik.&#8221; pak kyai bertanya kembali, &#8220;apakah hartamu jadi bertambah, ketika pertama kerumahku dengan sekarang..??&#8221; &#8220;tidak pak kyai..&#8221; ia menjawab. Dengan nada keras pak kyai menjelaskan, &#8220;dengarlah&#8230;! susah, senang&#8230;lapang, sempit&#8230;(sambil menunjuk dada) pak kyai melanjutkan&#8230;semua ada disini..!!!&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rumahdamai.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rumahdamai.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahdamai.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahdamai.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=23&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/25/sempit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b263114edd062f0026d172e08cb32b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumahdamai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/doa-cp.jpg?w=150" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Tuhan saya jahat&#8230;!&#8221;</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/23/tuhan-saya-jahat/</link>
		<comments>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/23/tuhan-saya-jahat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 06:35:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdamai</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[jahat]]></category>
		<category><![CDATA[Salat]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdamai.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sholat dhuhur, seperti biasanya saya pergi ke dapur jamiah untuk makan siang bersama. di perjalanan pulang menuju asrama, anang, kakak tingkat saya selalu saja memuji Allah Ta&#8217;ala, &#8220;Alhamdulillah, betapa baiknya Tuhan saya. ketika saya lapar Ia berikan rizki-Nya, ketika saya tidak tahu apa pun Ia berikan saya ilmu&#8230;&#8221; ditengah untaian pujiannya, kemudian saya menyela, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=21&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Setelah sholat dhuhur, seperti biasanya saya pergi ke dapur  jamiah untuk makan siang bersama.   di perjalanan pulang menuju asrama, anang, kakak tingkat saya selalu saja memuji Allah Ta&#8217;ala, &#8220;Alhamdulillah, betapa baiknya Tuhan saya. ketika saya lapar Ia berikan rizki-Nya, ketika saya tidak tahu apa pun Ia berikan saya ilmu&#8230;&#8221; ditengah untaian pujiannya, kemudian saya menyela, &#8220;ngga..tuhan saya jahat..!&#8221; &#8220;kenapa begitu..&#8221; pak anang terkejut. &#8220;ya&#8230;tuhan saya selalu menguji saya, dan setiap kali diuji saya selalu kalah..&#8221;. mendengar alasan saya dengan tenang pak anang kemudian menjelaskan&#8230;&#8221;itu bagus&#8230;&#8221;(saya bengong) &#8220;kok bagus..!&#8221; pak anang menambahkan, &#8220;kalau kamu diuji oleh Tuhan, kemudian kamu selalu &#8216;menang&#8217; justru itu akan menjadikan kamu sombong, karena merasa diri suci.&#8221; tetapi dengan kamu kalah dan kalah lagi, itu justru akan membuat kamu sadar bahwa kamu itu manusia, makhluk yang lemah, butuh pertolongan Tuhan..&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rumahdamai.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rumahdamai.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahdamai.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahdamai.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=21&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/23/tuhan-saya-jahat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b263114edd062f0026d172e08cb32b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumahdamai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>harga diri</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/22/harga-diri/</link>
		<comments>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/22/harga-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 04:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdamai</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[angkot]]></category>
		<category><![CDATA[harga diri]]></category>
		<category><![CDATA[ongkos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdamai.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi, saya mendapat telpon untuk peliputan suatu acara dengan gus mis. Dan saya berangkat ke kantor dengan menggunakan angkutan kota, di dalam angkutan kota yang saya naiki terdapat beberapa penumpang di dalamnya. diantaranya seorang pemuda dengan rambut anggak gondrong dan juga seorang nenek, keduanya telah saling kenal hal itu terlihat dari obrolan mereka. Tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=14&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a><img class="size-thumbnail alignleft" style="float:left;margin-left:10px;margin-right:10px;" src="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/marahcopy3.jpg?w=73&#038;h=146" alt="marah" width="73" height="146" /></a>Minggu pagi, saya mendapat telpon untuk peliputan suatu acara dengan gus mis. Dan saya berangkat ke kantor dengan menggunakan angkutan kota, di dalam angkutan kota yang saya naiki terdapat beberapa penumpang di dalamnya.  diantaranya seorang pemuda dengan rambut anggak gondrong dan juga seorang nenek, keduanya telah saling kenal hal itu terlihat dari obrolan mereka. Tak lama kemudian, naik dua penumpang, seorang kakek dan ibu muda. Si pemuda ini pun terlihat akrab dengan kedua penumpang bahkan ia cium tangan pada kakek tersebut. Setelah beberapa ratus meter melaju, si pemuda dan kakek itu turun, lalu dengan sigap  ia  membayar ongkosnya dan juga  si kakek. Uang lima ribu puah pun ia berikan pada bang sopir. Dengan wajah cuek, bang sopir langsung menancap gas mobil nya dengan kecepatan yang tinggi. Beberapa orang penumpang di dalam angkot tersebut teriak, karena mereka melihat pemuda yang baru saja turun mengacungkan kepalan kearah angkot yang telah melaju kencang ini. Dan bukan hanya itu, pemuda itu pun mengejar mobil angkot yang saya tumpangi dengan menaiki mobil angkot yang ada di belakangnya. kejar-kejaran pun tak terelakan, bahkan penumpang di pinggir jalan yang akan naik pun di acuhkan.  setelah jauh meninggalkan mobil yang di belakangnya, si sopir langsung membelokan angkotnya ini kesebuah bengkel sambil meminta kepada saya dan penumpang yang lain untuk pindah ke mobil yang lain. Dalam hati saya bergumam,  harga-harga barang sudah naik,  tetapi kenapa hanya karena uang kembalian seribu rupiah mereka rela menjatuhkan harga dirinya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Gambar : popsy.wordpress.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rumahdamai.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rumahdamai.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahdamai.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahdamai.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=14&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/22/harga-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b263114edd062f0026d172e08cb32b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumahdamai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/marahcopy3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">marah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengumpulkan Kerikil</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/17/kerikil/</link>
		<comments>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/17/kerikil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 04:27:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdamai</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[amal]]></category>
		<category><![CDATA[bukit]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[kerikil]]></category>
		<category><![CDATA[merantau]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdamai.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya &#8220;singgah&#8221; di jamiah, saya bertemu dengan seorang dosen. Bapak dosen itu kemudian bercerita kepada saya dan juga beberapa teman yang kebetulan hadir pada saat itu. Beliau bercerita tentang seorang pemuda yang sedang melakukan perjalanan jauh. Dalam menempuh perjalanan tersebut, si pemuda ini sudah terlihat begitu lelah. Dia berjalan dengan langkah yang terseak-seak. Ditengah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=12&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" style="border:1px solid black;float:left;margin:5px;" src="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/batu-kerikil-ku2.jpg?w=186&#038;h=148" alt="" width="186" height="148" />Ketika saya &#8220;singgah&#8221; di jamiah, saya bertemu dengan seorang dosen. Bapak dosen itu kemudian bercerita kepada saya dan juga beberapa teman yang kebetulan hadir pada saat itu. Beliau bercerita tentang seorang pemuda yang sedang  melakukan  perjalanan jauh. Dalam menempuh perjalanan tersebut, si pemuda ini sudah terlihat begitu lelah. Dia berjalan dengan langkah yang terseak-seak. Ditengah perjalanannya, ia bertemu dengan seorang kakek yang sedang beristirahat di bawah sebuah pohon yang rindang. Si pemuda melihat kakek tua itu begitu menikmati istirahatnya. Tetapi lama kelamaan, si pemuda itu menjadi takut, dalam hatinya terbersit tanya &#8220;&#8230;..?!&#8221;<br />
<em> kakek tua ini sedang istirahat atau ia sudah meninggal..?</em><span id="more-12"></span><br />
Si pemuda mencoba membangunkan  kakek tua itu dari istirahatnya&#8230;.<br />
<em> &#8220;Kek&#8230;!kek&#8230;! &#8220;</em><br />
Setelah beberapa kali memanggil sambil menguncang-guncang badannya, tetapi kakek tua itu tidak juga bangun. Tanpa pikir panjang, si pemuda itu langsung pergi melanjutkan langkahnya. Baru beberapa langkah ke muka, ada yang memanggil si pemuda dari arah belakang&#8230;<br />
<em> &#8220;Anak muda&#8230;!&#8221; </em>dengan terkejut ia menghentikan langkahnya. &#8220;<em>Di depan nanti, kamu akan menemukan sebuah sungai, dari sungai itu bawalah segala yang ada sampai kamu tidak sanggup untuk membawanya&#8230;&#8221;</em><br />
Tanpa menengok kebelakang, si pemuda itu langsung melanjutkan perjalanannya. Setelah lama dan lelah berjalanan, ia pun menghentikan langkahnya sambil mengingat pesan si kakek tua tadi.<br />
<em>&#8220;mana sungainya..! dasar kakek tua, sudah tua bukan banyak beramal malah tambah berbohong&#8230;&#8221; </em>ia kesal.<br />
Dengan memendam kekesalannya ia pun berjalan kembali, dan beberapa saat kemudian ia melihat sebuah bukit yang tidak begitu tinggi. Si pemuda pun lari ke arah bukit, dan sesampainya  di puncak bukit ia berteriak melepaskan semua kekesalan, lelah dan juga penat yang dirasakan.<br />
<em>&#8220;Wuaaaaaaa&#8230;..!!!!&#8221; </em>si pemuda berteriak. Pandangannya berputar menatap langit yang begitu luas. Dan ketika ia melihat ke kaki bukit, sebuah sungai dengan air yang mengalir bersih membawa ingatannya kepada kakek tua yang ia jumpai di bawah pohon tadi. Si pemuda itu berlari kearah sungai, dan tanpa pikir panjang ia langsung melompat dan menenggelamkan tubuhnya di sungai itu.<br />
Tak berapa lama, si pemuda pun muncul dari dalam air. Dan dengan wajah yang segar ia pun tertawa. <em>&#8220;Ha&#8230;.ha&#8230;..ha&#8230;.!!&#8221;</em><br />
Ketika asik bermain air, si pemuda ingat dengan dengan nasihat si kakek tua. Tetapi, setelah ia melihat di sekeliling sungai itu ia tidak mendapatkan apa pun yang terlihat berharga kecuali hanya kerikil-kerikil yang berserakan.<br />
&#8220;&#8230;<em>hanya kerikil saja, apa yang bisa aku bawa untuk bekal perjalanku ?&#8230;kakek tua itu sudah membuat aku pusing..!</em>&#8221; ia pun menggerutu dalam hati. Tetapi demi menghargai pesan sang kakek, si pemuda pun mengambil tiga butir kecil batu kerikil.<br />
Waktu berlalu, si pemuda melanjutkan perjalanannya. bertemu malam ia pun singgah untuk membuat tenda peristirahatan. Di keheningan malam dalam lelapnya tidur, ia pun terbangun karena ada sesuatu mengganjal di saku celana yang mengganggu istirahatnya. Tanpa pikir panjang, si pemuda langsung membuang apa yang ada dalam sakunya itu. Di bawah sinar bulan, seberkas sinar indah dan berkilauan terlihat di hadapan si pemuda itu. Ia pun terbangun, dan ketika menghampiri sinar itu, ia pun terhentak kaget, setelah ia tahu bahwa sinar yang indah itu berasal dari batu yang ia bawa dari sungai.<br />
Si pemuda dengan penuh sesal berkata dalam hati, &#8220;..<em>mengapa aku tidak membawa kerikil itu sebanyak-banyaknya. seandainya ku bawa, aku sudah menjadi orang yang kaya raya sekarang&#8230;&#8221; &#8230;&#8230;..<br />
</em>Demikianlah cerita yang sangat menginspirasi saya dalam hidup ini. Saya tidak tahu ilmu apa yang akan menjadi cahaya dalam gelapnya hidup yang saya lalui. Dan saya tidak tahu amal apa yang akan saya bawa dan menjadi cahaya bagi saya diakhirat nanti. SAYA HANYA BERUSAHA MENGUMPULKAN KERIKIL-KERIKIL KECIL&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Gambar : arismotivasi.blogspot.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rumahdamai.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rumahdamai.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahdamai.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahdamai.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=12&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/17/kerikil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b263114edd062f0026d172e08cb32b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumahdamai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/batu-kerikil-ku2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rumahku</title>
		<link>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/17/rumahku/</link>
		<comments>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/17/rumahku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 04:05:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdamai</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[alladin]]></category>
		<category><![CDATA[aman]]></category>
		<category><![CDATA[damai]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdamai.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Alladin melakukan pengembaran, ia bertemu dengan mahluk yang sangat buas yang akan memakannya. Namun anehnya, mahluk itu memberikan tantangan kepada aladin dengan beberapa pertanyaan, jika aladin tidak ingin dimakan hidup-hidup maka ia harus menjawab semua pertanyaan mahluk buas itu dengan benar. Diantara partanyaan yang dilayang kepada aladin ; 1. apakah tempat yang paling aman, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=7&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--><img class="alignleft" style="float:left;border:1px solid black;margin:5px;" src="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/alam-saung-ku.jpg?w=151&#038;h=116" alt="" width="151" height="116" /> Ketika Alladin melakukan pengembaran, ia bertemu dengan mahluk yang sangat buas yang akan memakannya. Namun anehnya, mahluk itu memberikan tantangan kepada aladin dengan beberapa pertanyaan, jika aladin tidak ingin dimakan hidup-hidup maka ia harus menjawab semua pertanyaan mahluk buas itu dengan benar. Diantara partanyaan yang dilayang kepada aladin ;</p>
<p style="text-align:justify;">1.      apakah tempat yang paling aman, ketika manusia terancam bahaya di kehidupan liar?</p>
<p style="text-align:justify;">2.      apakah tempat yang paling nyaman, ketika manusia merasa lelah mencari apa yang selama ini      menjadi  beban hidupnya?<span id="more-7"></span></p>
<p style="text-align:justify;">3.      apakah tempat yang paling damai, untuk manusia menikmati dan     menghabiskan hidupnya?</p>
<p>Dengan waktu yang terbatas, akhirnya aladin menjawab :&#8230;.&#8221;RUMAH&#8221;<br />
Sekelumit cerita ini merupakan gambaran akan kehidupan manusia yang rindu akan keamanan, rindu akan kenyaman dan rindu akan kedamaian. Oleh karena itu, inilah rumah dimana saya, kamu, kita dan juga kalian mencari dimana rumah kita sebenarnya&#8230;&#8230;.</p>
<p>Gambar : www.rumahimpian.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rumahdamai.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rumahdamai.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahdamai.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahdamai.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahdamai.wordpress.com&amp;blog=3998258&amp;post=7&amp;subd=rumahdamai&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdamai.wordpress.com/2008/06/17/rumahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8b263114edd062f0026d172e08cb32b4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumahdamai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahdamai.files.wordpress.com/2008/06/alam-saung-ku.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
